Pengantar Akreditasi Internasional

Authors

  • Ediyanto Ediyanto UPT Satuan Penjamin Mutu, Universitas Negeri Malang
  • Joko Samodra UPT Satuan Penjamin Mutu, Universitas Negeri Malang
  • Mohammad Agung UPT Satuan Penjamin Mutu, Universitas Negeri Malang
  • Swasono Rahardjo UPT Satuan Penjamin Mutu, Universitas Negeri Malang
  • Syihabudhin Syihabudhin UPT Satuan Penjamin Mutu, Universitas Negeri Malang
  • Fatikha Floressya Arifin UPT Satuan Penjamin Mutu, Universitas Negeri Malang
  • Badrus Zaman Habibie UPT Satuan Penjamin Mutu, Universitas Negeri Malang

Keywords:

Akreditasi, Mutu, Universitas Negeri Malang

Abstract

Pentingnya akreditasi Internasional juga berimbas pada meningkatnya jumlah lembaga akreditasi Internasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 83/P/2020 tentang Lembaga Akreditasi Internasional, terdapat sepuluh Lembaga yang diakui. Adapun nama sepuluh lembaga tersebut yaitu, European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR) (Lembaga : FIBAA, A3ES, ACQUIN, dan lain-lain), Council for Higher Education Accreditation (CHEA) (Lembaga : ACEN, ATMAE, dan ACPE), United States Department of Education (USDE) (Lembaga : ACPE, ACAOM, dan AOTA), World Federation of Medical Education (WFME) (Lembaga : LCME, AMC, LAM-PTKes), Wasington Accord (Bidang : Teknik, Lembaga : ABET, JABEE, IABEE), Sydney Accord (Bidang : Teknologi Teknik, Lembaga : ABET, dan ECUK), Dublin Accord(Bidang : Praktisi teknik, Lembaga : ABET dan ECUK), Seoul Accord (Bidang : Ilmu Komputer, Lembaga : ABEEK dan ABET), Canberra Accord (Bidang : Arsitektur, Lembaga : KAAB dan NAAB), Asia Pacific Quality Register (APQR) (Lembaga : NCPA, FHEC, dan RR). Bervariasinya lembaga akreditasi internasional memberikan beban variasi intrumen evaluasi diri prodi. Beban ini memberikan dampak pula Satuan Penjaminan Mutu Universitas dalam mempelajari instrumen evaluasi diri masing-masing lembaga akreditasi yang dipilih prodi sebagai pengakreditasi. Namun demikian, semestinya, setiap lembaga akreditasi memiliki persamaan dan perbedaan indikator penelitian. Persamaan dan perbedaan inilah yang harus di analisis. Hasil analisis ini dapat sangat membantu institusi dalam menyusun self evaluation pada masing-masing prodi.

References

-

Akreditasi Internasional

Downloads

Published

2023-11-11

How to Cite

Ediyanto, E., Samodra, J., Agung, M., Rahardjo, S., Syihabudhin, S., Arifin, F. F., & Habibie, B. Z. (2023). Pengantar Akreditasi Internasional. Yayasan Pusat Pendidikan Angstrom, 1–80. Retrieved from https://educationcenter.id/ace-press/index.php/ojs/article/view/32

Issue

Section

Educational Book