PEMAHAMAN HOLISTIK PENDIDIKAN INKLUSIF

Authors

  • Ediyanto Ediyanto Universitas Negeri Malang
  • Rizka Apriani Universitas Negeri Malang
  • M. Kharis Universitas Negeri Malang
  • Risa Safira Ramadhani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Isyuk Duwih Piranti Universitas Negeri Malang
  • Varricha Vina Ashari Universitas Negeri Malang

Keywords:

Pendidikan Inklusif

Abstract

Buku yang berjudul “Pemahaman Holistik Pendidikan Inklusif“ ini telah selesai untuk pembaca yang membutuhkan informasi dan pengetahuan mendalam mengenai pendidikan inklusif. Buku ini dikembangkan dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman secara holistik kepada para pembaca dalam kajian tentang pendidikan inklusif. Setiap materi disampaikan secara lugas disertai dengan contoh dan asesmen formatif untuk mengukur pengetahuan pembaca setelah membaca tiap materi yang disajikan. Dalam buku ini, kami menguraikan berbagai konsep, tujuan, prinsip, rancangan dan praktik terbaik yang dapat diterapkan oleh para pendidik, pengambil kebijakan, maupun praktisi pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Pendekatan holistik yang kami bahas menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak – guru, orang tua, sekolah, dan komunitas – dalam mendukung perkembangan siswa baik secara akademis maupun emosional.

References

Ashman, A. & Elkins,J.(1994).Educating Children With Special Needs. New York : Prentice Hall.

Baker,E.T.(1994). Meta Analysis evidence for non- inclusive Educational practices. Disertasi. Temple University.

Causton-Theoharis, J., and Malmgren, K. (2005). Increasing peer interactions for students with severe disabilities via paraprofessional training. Exceptional Children, 71 (4), 431-444.

CEC (1997). CEC code of ethics and standards of practice. Reston, VA: Author

Colley, Helen.(2003).Mentoring for Social Inclusion, London : Routledge Falmer.

DfES (2001). Special educational needs code of practice. London: HMSO.

EADSNE (2003). Inclusive education and classroom practices, summary report. European Agency for Development in Special Needs Education: Middlefart

Ellins, J., and Porter, J. (2005). Departmental differences in attitudes to special educational needs in the secondary school. British Journal of Special Education, 32, 188-195

Farrell, P. (2000). The impact of research on developments in inclusive education. International Journal of Inclusive Education, 4 (2), 153-162.

Fish,J.(1985). Educational opportunities for All. London : Inner London Educational Authority

Fisher, D., Roach, V., and Frey, N. (2002). Examining the general programmatic benefits of inclusive schools. International Journal of Inclusive Education, 6, 63-78

Florian, L. (1998). Inclusive practice – What, why and how? In C. Tilstone, L. Florian, and R. Rose (Eds.), Promoting inclusive practice. London: Routledge.

Giangreco, M. F., Baumgart, D. M. J., and Doyle, M. B. (1995). How inclusion can facilitate teaching and learning. Intervention in School and Clinic, 30 (5), 173-278.

Guralnick, M. J., Connor, R. T., Hammons, M., Gottman, J. M., and Kinnish, K. (1995). Immediate effects of mainstreamed settings on the social interactions and integration of preschool children. American Journal of Mental Retardation, 100 (4), 359-377.

Kugelmass, J. W. (2001). Collaboration and compromise in creating and sustaining an inclusive school. International Journal of Inclusive Education, 5 (1), 47–65.

Lindsay, G., and Muijs, D. (2006). Challenging underachievement in boys. Educational Research, 43 (3), 313-332.

Mitchell, D. (2008). What really works in special and inclusive education. London: Routledge.

Nasen (2000). Policy document on partnership with parents. Tamworth: Author

NCSE (2006). Guidelines on the individual education plan process. Dublin: Stationery Office.

Norris, C., and Closs, A. (2003). Child and parent relationships with teachers in schools responsible for the education of children with serious medical conditions. In M. Nind, K. Sheehy, and K. Simmons (Eds.), Inclusive education: Learners and learning contexts. London: David Fulton.

Ontario Ministry of Education (2004). The Individual Education Plan (IEP): A resource guide. Toronto: Queen’s Printer for Ontario.

Rivera-Batiz, F. L., & Marti, L. (1995). A school system at risk: A study of the consequences of overcrowding in New York City public schools. New York: Institute for Urban and Minority Education, Teachers College, Columbia University

Rose, R., & Howley, M. (2007). Special educational needs in inclusive primary classrooms. London: Paul Chapman.

Russell, F. (2005). Starting school: The importance of parents’ expectations. Journal of Research in Special Educational Needs, 5(3), 118-126.

S. Thomazet. From integration to inclusive school: a new stage in the construction of a school for all", in HAL, archives --ouvert.fr, 2012

Staub, D., and Peck, C. (1995). What are the outcomes for non-disabled students? Educational Leadership, 52 (4), 36-41.

Westwood, P. (1997). Commonsense methods for children with special needs. London: Routledge.

Westwood, P. (2007). Commonsense methods for children with special educational needs (5th ed.). London: Routledge

Winter, E., & O’Raw, P. (2010). Literature review of the principles and practices relating to inclusive education for children with special educational needs. National Council for Special Education. Trim, Northern Ireland.

Budiyanto, (2005). Pengantar Inklusif berbasis Budaya Lokal, Jakarta. Diroktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi.

Budiyanto. (2012). Modul Pelatihan Pendidikan Inklusif. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Direktoral Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar.

Departemen Pendidikan Nasional, 2005. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan, Jakarta: Depdiknas.

Fiqri, Y. A. (2017). Pola pendidikan pada sekolah inklusi (studi pada Sekolah Dasar Negeri 3 Sungailiat) (Doctoral dissertation, Universitas Bangka Belitung).

Herawati, N. I. (2016). Pendidikan Inklusif. EduHumaniora| Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 2(1).

IG. A.K. Wardani. 2011. Pengantar Pendidikan Luar Biasa. Jakarta: Universitas Terbuka

Irvine, A. & Lupart, J. (2006) Social Supports in Inclusive Settings: An Essential Component to Community Living. Developmental Disabilities Bulletin, 34(1), 107-126.

Loiacono, V., & Valenti, V. (2010). General Education Teachers Need to Be Prepared to Co-Teach the Increasing Number of Children with Autism in Inclusive Settings. International Journal of Special Education, 25(3), hlm. 24-32.

Mareza, L. (2016). Pengajaran Kreativitas Anak Berkebutuhan Khusus Pada Pendidikan Inklusi. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(2).

Marthan, Lay Kekeh.2007.Manajemen Pendidikan Inklusi.Jakarta: DIRJEN DIKTI

Mohammad Takdir Ilahi. (2013). Pendidikan Inklusif: Konsep & Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Pratiwi, J. C. (2016). Sekolah inklusi untuk anak berkebutuhan khusus: tanggapan terhadap tantangan kedepannya. Prosiding Ilmu Pendidikan, 1(2).

Reynolds, C.R., Livingston, B. L. & Willson, V. (2010). Measurement and Assessment in Education. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Rosita, T. (2014). Peranan, Fungsi Perencanaan, dan Pembiayaan dalam Manajemen Pendidikan.

Samino. 2010. Kepemimpinan Pendidikan. Surakarta: Fairuz Media.

SAMOSIR, S. P. S. S. (2021). PENERAPAN MODEL MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) GURU UNTUK MENINGKATKAN CAPAIAN MUTU SEKOLAH DI SMP NEGERI 1 CIBITUNG KABUPATEN BEKASI TAHUN PELAJARAN 2019-2020. Jurnal Pedagogiana, 8(84).

Sari, W. Q. (2012). Pelaksanaan Inklusi di Sekolah Dasar Negeri 14 Pakan Sinayan Payakumbuh (Deskriptif Kualitatif). Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 1(1).

Schmidt, M., Cagran, B,. 2008. Self-Concept Of Students In Inclusive Settings. International Journal Of Special Education. Vol 23 No 1

Tarmansyah. (2007). Inklusif, Pendidikan untuk semua. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Direktorat Ketenagaan.

Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi pada tingkat SD. Humanitas: Jurnal Psikologi Indonesia, 13(1), 50-61.

Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi pada tingkat SD. Humanitas: Jurnal Psikologi Indonesia, 13(1), 50-61.

Tim ASB. (2011). Panduan 1: Kriteria Standar Pelayanan Minimum Sekolah Inklusi. Yogyakarta: Dinas DIKPORA Provinsi DIY dan ASB Indonesia.

Widyawati, R. (2017). Evaluasi Pelaksanaan Program Inklusi Sekolah Dasar. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 109-120.

Wilson, C. Ellerbee, K,. Christian. 2011. Best Practice Of Inclusion at The Lementary Level. ERIC

Yunaini, N. (2021). MODEL PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM SETTING PENDIDIKAN INKLUSI. JOURNAL OF ELEMENTARY SCHOOL EDUCATION, 1(1), 18-25.

Cahya, L.S. (2013). Adakah ABK di Kelasku. Yogyakarta: Relasi Inti Media.

Dasar, P. P. (2013). Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif (sesuai permen Diknas no. 70 tahun 2009). Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dasar.

Gunawan Dudi (2010). Identifikasi ABK_Revisi final. Tersedia di : http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_BIASA/196211211984031-DUDI_GUNAWAN/IDENTIFIKASI_ABK-REVISI_FINAL.pdf. diunduh pada tanggal : 5 Maret 2012

Habibi, M. (2018). Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini. Yogyakarta: CV: Budi Utama.

Rahmawan, D. I. (2020). Analisis Penilaian (asesmen) Pendidikan Inklusi untuk Anak Berkebutuhan Khusus. In The Indonesian Conference on Disability Studies and Inclusive Education (Vol. 1, pp. 47-62).

Sunardi (2006). Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Pendidikan Inklusif, dalam http://www.ditplb.or.id, 2006

Undang-Undang, H. C. D. (2017). Modul Guru Pembelajar SLB Tunarungu: Identifikasi dan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus.

Kunandar. 2011. Guru Profesional (Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Sukses dalam Sertifikasi Guru). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Latifah, Ainul. 2020. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA. (Tidak diterbitkan)

Niron Dominika, M. (2009). Bahan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Dalam Jabatan Pengawas Sertifikasi Guru Rayon 11. Yogyakarta: Universitas Yogyakarta.

Penyusun, T. (2017). Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Matematika SMA Terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penyusun, T. (2010). Modul Pelatihan Pendidikan Inklusif. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Surat Edaran atau Siaran PERS Kemendikbud Nomor: 408/sipres/A5.3/XII/2019 tentang Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar”.

Surat Edaran Kemendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Pratiwi, I. P. (2020). Manajemen Pelaksanaan Modifikasi RPP Pada Sekolah Inklusi SDN Semangat Dalam 2 Banjarmasin.

Ahmad Rohani. 1997. Media intruksional Edukatif. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Fatah Syukur .2005. Teknologi Pendidikan. Semarang: Rasail

Ubay, Novalita Ulfah Nur, Musyawaroh, and Yosafat Winarto. 2019. “Penerapan Konsep Teori Atribut Perilaku Pada Sekolah Khusus Olahraga Di Yogyakarta.” Senthong 539–48.

Lintangsari, Alies Poetri, and Ive Emaliana. 2020. “Inclusive Education Services for the Blind: Values, Roles, and Challenges of University EFL Teachers.” International Journal of Evaluation and Research in Education 9(2):439–47. doi: 10.11591/ijere.v9i2.20436.

Lustiyati, Elisabeth Deta, and Merita Eka Rahmuniyati. 2019. “Aksesibilitas Sarana Sanitasi Bagi Difabel Di Tempat Transportasi Umum.” Inklusi 6(1):93. doi: 10.14421/ijds.060105.

Soeharto, Karti. 2003. Teknologi Pembelajaran (Pendekatan Sistem, Konsepsi, dan Model, SAP, Evaluasi, Sumber Belajar dan Media). Surabaya, Surabaya Intellectual Club

Sholikhati, Nur, Muhaimi Prayogo, and Joko Santoso. 2021. “The Effect of Distance Learning on Learning Outcomes of Children with Special Needs in Inclusive Schools in the New Normal.” IJDS: Indonesian Journal of Disability Studies 8(01):145–54. doi: 10.21776/ub.ijds.2021.008.01.11.

Pemahaman Holistik Pendidikan Inklusif

Downloads

Published

2024-09-20

How to Cite

Ediyanto, E., Apriani, R., Kharis, M., Ramadhani, R. S., Piranti, I. D., & Ashari, V. V. (2024). PEMAHAMAN HOLISTIK PENDIDIKAN INKLUSIF. Yayasan Pusat Pendidikan Angstrom, 1–233. Retrieved from https://educationcenter.id/ace-press/index.php/ojs/article/view/37

Issue

Section

Educational Book